13/06/17

Manfaat Foredi Untuk Cegah Penularan HPV Penyebab Kanker Serviks

Apa Jadinya jika kutil tumbuh di kelamin?
Kanker serviks menimpa Almarhummah Jupe (Artis Indonesia) sempat ramai dibicarakan publik. Orang bertanya apa penyebab kanker serviks hingga wanita mengerutkan dahi khawatir mengidapnya.
Dalam sidan perceraian Jupe dengan Gaston beberapa tahun lalu, sempat tersiar pengakuan bahwa Jupe tertular HPV dari Gaston.

Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang dapat menyebabkan tumbuhnya kutil di berbagai bagian tubuh. Virus ini hidup pada sel-sel kulit dan memiliki lebih dari 100 jenis. Ada sekitar 60 jenis HPV penyebab kutil yang biasanya menginfeksi bagian-bagian tubuh seperti kaki dan tangan, sementara 40 lainnnya memicu munculnya kutil kelamin.

Tidak semua HPV dapat menyebabkan kanker. Namun ada beberapa jenis HPV yang berbahaya, seperti HPV 16 dan HPV 18, berpotensi besar memicu terjadinya kanker serviks.  WHO (World Health Organisation) memperkirakan sekitar 70% kanker serviks disebabkan oleh kedua jenis HPV tersebut. (Alodokter.com)

Cara Penularan HPV

Sebagian besar penularan HPV terjadi akibat adanya sentuhan langsung kulit ke kulit dengan pengidap. Demikian pula dengan benda yang terkontaminasi virus HPV.

Hubungan seksual juga termasuk salah satu sarana penularan virus ini pada kelamin. Misalnya melalui  kontak langsung dengan kulit kelamin, membran mukosa, pertukaran cairan tubuh, serta seks oral atau anal.

Gejala dan Jenis Kutil Akibat HPV

HPV cenderung tidak menimbulkan gejala sehingga jarang disadari oleh pengidap. Sistem kekebalan tubuh kita juga biasanya akan memberantas infeksi HPV sebelum virus ini menyebabkan gejala sehingga tidak membutuhkan penanganan.

Namun apabila tubuh kita tidak berhasil memberantasnya, infeksi HPV dengan jenis tertentu berpotensi menyebabkan kanker serviks. Karena itu, para wanita dianjurkan untuk selalu memeriksakan kesehatannya serta menjalani vaksin pencegah HPV.

Jika infeksi HPV sampai pada tahap menimbulkan gejala, indikasi utama adalah tumbuhnya kutil. Jenis kutil terbagi ke dalam 5 kategori, yaitu:

Kutil biasa yang umumnya berupa benjolan bulat yang kasar.

Kutil plantar atau mata ikan.Kutil ini berbentuk rata dengan lubang di tengahnya yang terkadang disertai titik-titik hitam.

Kutil datar (flat wart) dengan bentuk seperti bekas cakar di kulit. Warnanya juga beragam, bisa cokelat, kekuning-kuningan, atau merah muda.

Kutil filiform yang biasanya berupa bintil daging tumbuh dengan warna yang sama seperti kulit.

Kutil periungual. Jenis kutil yang biasa tumbuh di kaki dan tangan ini berbentuk pecah-pecah seperti kembang kol serta menebal di lempeng kuku.

Sementara kutil kelamin umumnya dapat berupa lesi datar serta bentol dengan permukaan pecah-pecah yang mirip kembang kol. Kutil ini akan menyebabkan rasa gatal, tapi jarang terasa sakit.

Apabila kutil yang Anda derita terasa sakit, gatal atau mengganggu penampilan, hubungilah dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Faktor Risiko Dalam Infeksi HPV

Infeksi HPV sangat mudah menular dan dapat terjadi pada siapa saja. Terdapat sejumlah faktor yang berpotensi meningkatkan risiko seseorang untuk terkena virus ini. Faktor-faktor risiko tersebut meliputi:

Sering berganti pasangan. Berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan akan mempertinggi risiko Anda.

Berbagi pemakaian barang pribadi, seperti handuk, saputangan, atau kaus kaki.

Sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya mengidap HIV/AIDS atau menjalani kemoterapi.

Kulit yang rusak, contohnya pada luka terbuka.

Usia. Kutil biasa umum diderita oleh anak-anak, sementara kutil plantar dan kelamin lebih sering terjadi pada remaja dan kalangan dewasa muda.

Tidak menjaga kebersihan, misalnya ke kamar mandi umum tanpa mengenakan alas kaki.

Mencegah Penularan HPV Lewat Hubungan Seksual


Salah satu cara yang dapat mencegah penularan Hpv adalah dengan Foredi Gel yang mengandung antiseptik pembersih kuman/bakteri/virus.


Di atas telah diterangkan bahwa HPV bisa ditularkan oleh pria yang punya masalah kutil di area kelaminnya.

Sementara itu infeksi HPV pada wanita ada kemungkinan 60% terkena kanker serviks.

Cara pakai Foredi


- Teteskan 3 tetes gel Foredi di jari telunjuk dan ratakan pada area penis. Jangan kena lubang.
- Diamkan 30-45 menit hingga rasa hangat hilang.
- Cuci bersih kelamin pria dengan sabun dan air. Penis sudah bersih dan siap hubungan intim.

Cara Pencegahan Lain


Suatu ketika mungkin kita ragu dan malu untuk bertanya pada suami apakah ia punya kutil di area kelaminnya. Buat wanita bisa membersihkan area vaginanya dengan Tisu Majakani setelah berhubungan.

Bagaimanapun pencegahan merupakan langkah terbaik sebelum semuanya terjadi.
Jika sudah terlanjur mengalami gejala kanker serviks bisa periksa ke dokter dan dianjurkan konsumsi Ladyfem yang bekerja melibdungi organ dalam dari efek infeksi HPV.

Artikel Terkait

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 082338111629. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Tiki, Gojek, juga melayani COD


EmoticonEmoticon