17/01/18

Waspadailah!! Radang Vagina Punya Peluang Kanker Serviks

Wanita di usia matang hingga pra menopause perlu waspada dengan radang vagina. Bahasa dokternya inflamasi pada vagina dan vulva. Penyebab awal yang mengawali radang vagina adalah kondisi area vagina yang tidak terawat. Kanker serviks pun ikut mengintai.


Hal tersebut di atas juga menjadi lebih cepat terjadi pada ibu hamil, wanita diabetes dan penggunaan alat kontrasepsi yang kurang tepat. Hal ini sebagai akibat perubahan hormon kewanitaan yang berbeda dari biasanya.

Menghawatirkannya radang vagina bisa menjadi awal kanker serviks, apabila penanganan dan pencegahannya tidak memadai.

Bedakan Jenis Radang Vagina


Radang vagina terbagi menjadi dua jenis peradangan yaitu infeksi dan non-infeksi. 

Radang vagina jenis infeksi lebih disebabkan oleh adanya bakteri, jamur, virus maupun parasit. Radang jenis ini sering kali akibat perawatan keputihan yang tidak baik.

Sedangkan radang vagina jenis non-infeksi disebabkan oleh iritasi akibat kontak dengan bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam pembersih vagina, sabun, maupun pakaian.

Beberapa hal buat wanita yang mengalami radang vagina bisa lakukan hal-hal di bawah ini :

1. Makanlah makanan sehat dan bergisi sesuai dengan porsi
2. Jangan menggunakan celana dalam terlalu ketat
3. Pilihlah celana berbahan dasar katun karena mudah menyerap keringat
4. Periksakan sesegera mungkin ketika muncul keputihan dalam waktu yang lama
5.Setelah buang air besar bilaslah dari arah depan ke belakang sebagai standar cara cebok yang benar.
6. Gunakan pembalut dan pantyliner yang tidak mengandung dioksin (bahan kimia berbahaya)

Cara-cara di atas juga bisa dipakai oleh semua wanita. Itulah standar perawaran vagina yang baik. Jika diperlukan gunakan Tisu Majakani rekomendasi Boyke yang terkenal higienis dan lembut untuk perawatan vagina.


Gejala Radang Vagina Hampir Sama Dengan Keputihan Patologis


1. Cairan vagina berubah menjadi lebih kental, keputihan sampai kehijauan serta berbau menyengat
2. Vagina maupun vulva menjadi terasa gatal dan panas
3. Rasa nyeri saat buang air kecil dan saat melakukan hubungan intim
4. Rasa panas pada pangkal paha
5. Pembengkakan saluran vagina

Selain nomor 5, semuanya juga salah satu gejala Keputihan Patologis yang disebabkan oleh infeksi jamur.

Dari ilustrasi di atas marilah kita mencegah radang vagina dan keputihan patologis dengan menjaga kebersihan area vagina.

Artikel Terkait

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 082338111629. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Tiki, Gojek, juga melayani COD


EmoticonEmoticon