19/03/18

Pernah Melahirkan, Tetapi Vagina Nyeri Saat Berhubungan?

Bukan hanya perawan yang merasakan nyeri saat melakukan hubungan intim. Wanita dewasa yang telah melahirkan pun ada lho yang masih merasakan nyeri saat berhubungan intim. Sangat mengherankan bukan?

Pembahasan nyeri pada vagina saat berhubungan intim bagi wanita dewasa pernah dibahas oleh Lauren Streicher, Direktur Medis Center for Sexual Medicine and Menopause di Northwestern Memorial Hospital di Chicago, Amerika Serikat. "Faktanya, vagina bisa merenggang. Setiap vagina punya kapasitas untuk elastis. Lihat saja, ada kepala bayi yang bisa keluar dari sana," kata Lauren mengutip Health, Jumat (16/3/2018).

Umumnya orang akan berfikir nyeri pada vagina saat berhubungan intim hanya terjadi pada wanita perawan (baru pertama kali hubungan intim). Tetapi karena ada fakta lain, kita perlu tahu penyebab wanita dewasa masih merasakan nyeri saat berhubungan intim.

Penyebab Vagina Nyeri Saat Berhubungan Intim

Dalam kamus kedokteran, nyeri saat berhubngan intim dapat disebabkan oleh hal-hal sebagaimana berikut :

Perubahan Hormon

Perubahan hormon kewanitaan secara alami akan terjadi dua kali, yaitu pada saat akil balig (perawan) dan saat premenopause (STW). Nyeri vagina saat masih perawan sering disebabkan oleh adaptasi jaringan vagina pada benda asing. Nyeri pada situasi ini biasanya hanya terjadi saat pertama kali saja, setelahnya hormon kewanitaan dapat merespon dengan keluarnya pelumas alami wanita.

Sedangkan pada pramenopause (fase transisi menuju menopause) dan menopause jaringan vagina menipis dan kering. Kondisi ini menyebabkan hubungan intim sangat tidak nyaman dan merasakan perih. Yang lebih mengejutkan lagi, kondisi serupa dapat muncul pada wanita usia 20 dan 30-an setelah penggunaan alat kontrasepsi.

Kebanyakan wanita yang memakai alat kontrasepsi seperti KB akan baik-baik saja, tetap tidak sedikit juga wanita yang mengalami jaringan vagina kering. Perubahan hormon ini dapat ditunda dengan Lady Fem herbal yang khusus menangani masalah perubahan hormon kewanitaan.

Kurang Pelumas

Vagina punya cairan alami yang khusus mengurangi rasa nyeri saat berhubungan intim. Minimnya cairan ini menjadi penyebab nyeri pada vagina saat hubungan intim. Sehingga selalu pastikan foreplay dilakukan lebih lama sehingga cairan pelumas keluar lebih banyak. Pada akhirnya anda bisa menikmati orgasme.

Apabila masih tetap merasakan nyeri saat hubungan intim, meskipun telah melakukan foreplay lebih lama. Sebaiknya lakukan cek kesehatan reproduksi anda pada dokter kandungan. 

 Jika anda merasa bahwa hormon kewanitaan anda terganggu, silahkan konsultasikan masalah anda dengan CS Kami di 082338111629.

Artikel Terkait

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 082338111629. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Tiki, Gojek, juga melayani COD


EmoticonEmoticon